Monday, May 4, 2015

Pengertian Cinta dan Kasih Sayang di Kehidupan

TUGAS III
ILMU BUDAYA DASAR
"Pengertian Cinta dan Kasih Sayang di Kehidupan "
Dosen : Auliya Ar Rahma



oleh :
Zullyan Pangestu 
1C114700/ 1KA01

Sistem Informasi
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi


Mei 2015




BAB I PENDAHULUAN
·        
LATAR BELAKANG





Tanpa cinta hidup manusia akan hampa bagaikan taman tak berbunga, cinta juga bisa memberikan kebahagiaan. Cinta juga bisa memberikan kesedihan jikalau cinta kita tidak diterima oleh orang lain yang kita sayangi. Dari jaman dahulu hakikat cinta masih di dalam perbincangan, cinta sangat erat dalam kehidupan dan cinta tidak bisa di pisahkan didalam kehidupan sehari hari maupun di dalam kehidupan berkeluarga Di dalam lingkungan keluarga cinta amatlah penting untuk membangun keluarga yang bahagia.  

 RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian di atas maka saya  akan merumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut  yaitu
  1. Apakah pengertian cinta kasih tersebut?
  2.  Apa sajakah macam-macam cinta itu menurut ajaran agama?
  3. Apakah pengertian kasih sayang?
  4. Bagaimana cara mewujudkan cinta dan kasih di dalam keluarga ?

BAB II
PEMBAHASAN

2.1  PENGERTIAN CINTA KASIH

1.  Menurut kamus besar bahasa indonesia
Cinta adalah cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada), ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian, arti cinta dan kasih itu hamper sama sehingga kata kasih dapat dikatakan lebih memperkuat rasa cinta. Oleh karena itu, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
          
 2. Menurut para ahli

Sarlito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta itu memiliki tiga unsur, yaitu ketertarikan, keintiman, dan kemesraan. Keterikatan adalah perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas hanya untuk dia. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara Anda dan dia sudah tidak ada jarak lagi sehingga panggilan-panggilan formal seperti Bapak, Ibu, Saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan seperti sayang. Sedangkan kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen jika jauh dan lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang. Ketiga unsur cinta tersebut sama kuatnya, jika salah satu unsur cinta itu tidak ada maka cinta itu tidak sempurna atau dapat disebut bukan cinta.

Erich Fromm (1983: 24-27) dalam bukunya Seni Mencintai menyebutkan bahwa cinta itu terutama member, bukan menerima, dan member merupakan ungkapan yang paling tinggi dari kemampuan. Yang paling penting dalam member adalah hal-hal yang sifatnya manusiawi, bukan materi. Cinta selalu menyertakan unsure-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian, dan pengenalan.

2.2 MACAM - MACAM CINTA MENURUT AGAMA

      Cinta Kepada Allah
Merupakan puncak cinta manusia, yang paling jernih, spiritual dan yang dapat memberikan tingkat perasaan kasih sayang yang luhur, khususnya perasaan simpatik dan sosial. Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinyta menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupan dan menundukkan semua bentuk cinta yang lain. Semua tingkah laku dan tindakannya ditujukan kepada Allah, mengharapkan penerimaan dan ridha-Nya

“Katakanlah : “Jika kamu (benar-benar)mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah   mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah maha pengampun lagi maha penyayang”(QS Ali Imran, 3:31)

Cinta kepada Rasulullah
Cinta kepada rasul, yaitu dengan cara membaca shalwat dan mengikuti sunah – sunahnya dimana dan kapanpun kita berada niscaya akan mendapatkan syafaatnya.

Cinta kepada orangtua
Cinta kepada orangtua yaitu dengan cara mengikuti seluruh nasihatnya , jangan buat dia marah, buat mereka bahagia.

 Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya , ia tidak boleh tidak harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Oleh karena itu,Allah ketika memberi isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya sendiri, seperti yang tampak pada keluh kesahnya apabila ia tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus menerus untuk memperoleh kebaikan serta kebakhilannya dalam memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, setelah itu Allah langsung memberikan pujian kepada orang-orang yang berusaha untuk tidak berlebih-lebihan dalam cintanya kepada dirinya sendiri dan melepaskan diri dari gejala-gejala itu adalah dengan melalui iman, menegakkan sholat, memberikan zakat, bersedekah terhadap orang-orang miskin dan tak punya, dan menjauhi segala larangan Allah.


2.3 PENGERTIAN KASIH SAYANG

Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan muda-mudi (pria-wanita) bila diakhiri dengan perkawinan, maka didalam rumah tangga keluarga muda itu bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.

2.4 CARA MEWUJUDKAN CINTA DAN KASIH SAYANG DI KELUARGA

Untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah perlu melalui proses yang   panjang dan pengorbanan yang besar, di antaranya:

1. Pilih pasangan yang shaleh atau shalehah yang taat menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasulullah SWT.
2. Pilihlah pasangan dengan mengutamakan keimanan dan ketaqwaannya dari pada kecantikannya, kekayaannya, kedudukannya.
3. Pilihlah pasangan keturunan keluarga yang terjaga kehormatan dan nasabnya.
4. Niatkan saat menikah untuk beribadah kepada Allah SWT dan untuk menghidari hubungan yang dilaran Allah SWT
5. Suami berusaha menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami dengan dorongan iman, cinta, dan ibadah. Seperti memberi nafkah, memberi keamanan, memberikan didikan islami pada anak istrinya, memberikan sandang pangan, papan yang halal, menjadi pemimpin keluarga yang mampu mengajak anggota keluaganya menuju ridha Allah dan surga -Nya serta dapat menyelamatkan anggota keluarganya dario siksa api neraka.

BAB III PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

Dari  pembahasan ini dapat ditarik kesimpulan :

1.      Manusia pada hakikatnya tidak akan dapat terpisahkan dari Cinta kasih dan sayang
2.      Cinta kasih Ideal itu adanya tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman dan kemesraan atau sering juga di sebut Segitiga Cinta yang satu sama lain harus sinergi, selaras, seimbang satu sama lain.
3.      Cinta dan kasih mengandung arti yang hamper sama, tapi antara keduanya terdapat perbedaan, yitu cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih meupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa mengarah kepada yang dicintai.
4.      Cinta itu mulia, bisa sangat indah, cinta itu sebuah kebahagiaan, tetapi manakala cinta itu tidak sesuai dengan apa yang diharpakan, apa yang diperkirakan dan apa yang didambakan bertolak belakang dari kenyataaan yang sudah terlanjur tercipta dalam angan-angan maka cinta bisa sangat menyakitkan dan menimbulkan penderitaan yang luar biasa.

 BAB IV DAFTAR PUSAKA

https://sintakusumasworowardhani.wordpress.com/2014/11/11/makalah-manusia-dan-cinta-kasihilmu-budaya-dasar/














  




Pandangan Hidup Dari Berbagai Pandangan

TUGAS IV
ILMU BUDAYA DASAR
"Pandangan Hidup Dari Berbagai Pandangan"
Dosen : Auliya Ar Rahma



oleh :
Zullyan Pangestu 
1C114700/ 1KA01

Sistem Informasi
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi


Mei 2015




BAB I
PENDAHULUAN


LATAR BELAKANG



Pandangan hidup adalah sesuatu pendapat atau pertimbangan yang bersifat kodrati yang dijadikan pegangan , pedoman, arahan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu timbul melalui proses waktu yang lama dan terus – menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.   

RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan uraian diatas maka saya akan merumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut yaitu:

1. Pandangan hidup yang berasal dari agama
2. Pandangan hidup yang berasal dari ideology
3. Pandangan hidup yang berasal dari renungan 
4. Unsur – unsur pandangan hidup 

BAB II  
PEMBAHASAN

2.1 Pandangan hidup yang berasal dari agama 




Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu mutlak keberadaannya. Pandangan hidup ini adalah pandangan hidup yang berasal dari agama yang dianut oleh seseorang sesuai dengan kepercayan masing – masing yang dianut oleh orang tersebut. Pandangan hidup yang berasal dari agama merupakan pedoman untuk mencapai kesuksesan di dunia maupun di akhirat. Misalnya  contoh pedoman hidup pada umat Islam adalah AL – QUR’AN dan hadist RASULULLAH semua orang muslim di dunia yang beragama sama yaitu Islam menggunakan AL – QUR’AN dan Hadist RASULLULLAH sebagai pedoman untuk hidup mencapai kebahagiaan di dunia dan diakhirat. 

2.2 pandangan hidup yang berasal dari ideology




Pandangan yang kedua adalah pandangan hidup yang berasal dari ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan atau norma yang sesuai dengan suatu Negara. Sebagai contoh adalah pandangan hidup yang berasal dari ideology pancasila dimana pandangan hidup kita dalam bermasyarakat diharapkan sesuai dengan 5 sila pancasila itu sendiri yang berbunyi :

1. Ketuhanan yang maha ESA
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia 
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

2.3 pandangan hidup yang berasal dari renungan 

Dan pandangan hidup yang terakhir adalah pandangan hidup yang bersumber dari hasil renungan yang sifatnya relative. Relative disini maksudnya adalah belum tentu pandangan hidup seseorang benar artinya adalah apa yang kita anggap benar belum tentu benar juga menurut pendapat orang begitu pula sebaliknya. 

2.4 unsur -  unsur pandangan hidup

Cita – cita 



Definisi cita – cita adalah keinginan atau kehendak seseorang yang selalu diangan angan dan selalu di dalam pikiran manusia. Cita – cita merupakan keingginan kuat yang dicapai dengan berbagai usaha keras secara terstruktur sehingga keinginan tersebut dapat terwujud di masa yang akan datang.

Kebajikan



Berbuat kebajikan merupakan perbuatan terpuji yang dilakukan kepda sesama manusia. Kebajikan akan mendatangkan keselamatan jika kita melakuakan perbuatan tersebut dengan tulus Ikhlas. Intinya berbuat kebajikan tidak akan mendapatkan kerugian. Berbuat kebajikan pasti dibalas oleh kebajikan.

Usaha atau perjuangan



Usaha adalah berbagai kerjakeras yang dilakukan seseorang secara maksimal untuk merealisasikan cita – citanya. Cita – cita tidak akan terjadi tanpa adanya usaha yang maksimal dari individu masing - masing. 

Keyakinan atau kepercayaan  



Kepercayaan atau keyakinan yang dimaksud adalah keyakinan berdasarkan kekuasaan gaib yang MAHA KUASA yang buktinya adalah yang berupa alam beserta isinya yang diciptakan oleh NYA dan terkandung dalam kitab NYA. 



BAB III KESIMPULAN

3. Kesimpulan 

Kesimpulan yang dapat diambil adalah kita harus cerdas dalam memilih pandangan hidup sesuai dengan apa yang kita Imani contohnya saya yang beragama islam sepanjang hidup saya dan pandangan hidup saya adalah dengan berpedoman pada AL – QUR’AN dan Hadist yang tertulis tata cara hidup yang benar untuk mencapai kebahagiaaan di dunia dan di akhirat. 

BAB IV DAFTAR PUSTAKA

4.Daftar Pustaka

http://affandymuradsite.blogspot.com/2012/04/manusia-dan-pandangan
http://info-83.blogspot.com/2012/05/manusia-dan-pandangan-hidup.html

Monday, April 6, 2015

KARYA SASTRA CHAIRIL ANWAR






TUGAS II
ILMU BUDAYA DASAR
"Karya Sastra Chairil Anwar "
Dosen : Auliya Ar Rahma

oleh :
Zullyan Pangestu 
1C114700/ 1KA01

Sistem Informasi
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi


April 2015




1.1 LATAR BELAKANG
      

             
                Karya sastra Indonesia merupakan sebuah kekayaan bangsa indonesia dalam segi bahasa. Karya sastra yang ada di Indonesia sangatlah beragam, meliputi puisi, pantun, cerpen, novel, dan lain-lain. Karya sastra merupakan suatu karya imajinatif dari seorang yang dilandasi kesadaran dan tanggung jawab dari segi kreativitas sebagai karya seni. Karya sastra juga banyak memberikan gambaran kehidupan sebagaimana yang diingingkan oleh pengarangnya sekaligus menunjukkan sosok manusia sebagai insan seni yang berunsur estetis dominan. Karya sastra khususnya sebuah puisi adalah karya sastra yang seringkali digunakan pada zaman dahulu dan sangat terkenal, bahkan sastrawan-sastrawan terkenal pun mahir dalam membuat dan membacakan sebuah puisi nan indah. Keberadaan puisi sbagai karya sastra yang masih eksis saat ini tidak lepas dari peran nya yang sering kali digunakan dalam sebuah acara seperti perlombaan dan panggung - panggung hiburan. Karya sastra yang satu ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu pada cara pembacaanya. Dalam pembacaan sebuah puisi, sang pembaca dapat dengan leluasa mengutarakan perasaan nya ke dalam sebuah puisi. apakah puisi tersebuh merupakan puisi sedih, berani, atau yang lain. Sebuah puisi yang baik dibuat dengan mengutarakan perasaan sang pembuat. Karena pada dasarnya, puisi adalah curahan hati sesorang kedalam secarik kertas yang diungkapkan dengan bahasa yang dalam.
               Sebuah puisi karangan seseorang yang terkenal memang enak di dengar salah satunya puisi karya Chairil Anwar. Pada makalah ini, saya akan membahas tentang karya sastra Chairil Anwar. Dimana karya sastranya sangat terkenal,maka dari itu sebuah kebanggaan apabila kita mengetahui lebih jauh tentang karya sastra beliau.

                                                        1.2 Rumusan Masalah

  1.    Mengetahui tentang karya sastra puisi
  2.    Membahas tentang karya sastra Chairil anwar


BAB II
TINJAUAN TEORI

                                                         

               Puisi adalah karya estetis yang bermakna, yang mempunyai arti, bukan hanya sesuatu yangkosong tanpa makna. Mengapa dikatakan demikian? Puisi selalu bermakna. Sebab puisi ditulisdari pendramaan pengalaman yang bersifat penafsiran dalam bahasa berirama. LynnAlternbernd dan Leslie L. Lewis dalam buku A Handbook for Study of Poetry (1970) menyatakanhal itu. Bahasa berirama yang diungkapkan tersebut menandai perbedaan antara bentuk karyapuisi dan prosa. Puisi itu karangan yang terikat oleh aturan-aturan ketat.
Penulis Indonesia Chairil Anwar menulis 72 puisi, 7 prosa, dan masih banyak lagi. Ia juga menerjemah kan 10 puisi dan 4 prosa. Kebanyakan puisi -  puisi Chairil Anwar dimasukkan kedalam versi koleksiknya  : Deru Campur Debu, dan Kerikil-Kerikil Tajam. Berikut contoh data buku kumpulan puisi karya Chairil Anwar.

Data buku kumpulan puisi

Judul : Deru Campur Debu
Penulis : Chairil Anwar
Cetakan : III, 1993
Penerbit : PT. Dian Rakyat, Jakarta
Tebal : 47 halaman (28 puisi)
ISBN : 979-523-042-5
Ilustrasi isi : Oesman Effendi

                                  Beberapa pilihan puisi Chairil Anwar dalam Deru Campur Debu

Aku

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan akan akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi


Judul  : Kerikil Tajam dan yang Terempas dan yang Putus
Penulis : Chairil Anwar
Cetakan : XVI, 2007)
Penerbit : PT. Dian Rakyat, Jakarta
Tebal : 56 halaman (38 puisi)
ISBN : 979-523-065-4
Kulit muka : Su Lan
Vignet : O. Effendi

        Beberapa pilihan puisi Chairil Anwar dalam Kerikil Tajam dan yang Terempas dan yang Putus

Sendiri

Hidupnya tambah sepi, tambah hampa
Malam apa lagi
Ia memekik ngeri
Dicekik kesunyian kamarnya

Ia membenci. Dirinya dari segala
Yang minta perempuan untuk kawannya

Bahaya dari tiap sudut. Mendekat juga
Dalam ketakutan-menanti ia menyebut satu nama

Terkejut ia terduduk. Siapa memanggil itu?
Ah! Lemah lesu ia tersedu: Ibu! Ibu!

Pebruari 1943

Hukum

Saban sore ia lalu depan rumahku
Dalam baju tebal abu-abu

Seorang jerih memikul. Banyak menangkis pukul

Bungkuk jalannya – Lesu
Pucat muka – Lesu

Orang menyebut satu nama jasa
Mengingat kerjanya dan jasa

Melecut supaya terus ini padanya

Tapi mereka memaling. Ia begitu kurang tenaga

Pekik di angkasa: perwira muda
Pagi ini menyinar lain masa

Nanti, kau dinanti-dimengerti!

Maret 1943
BAB III
KESIMPULAN

            Puisi merupakan susunan kata – kata yang mempunyai makna yang indah.Chairil Anwar adalah seorang puitis yang berbakat , banyak dari karyanya yang terkenal dia sudah menciptakan banyak sekali kumpulan puisi di dalam bukunya yang berjudul DERU CAMPUR DEBU dan KERIKIL TAJAM dan YANG TEREMPAS  dan YANG PUTUS.


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA


  • http://kepadapuisi.blogspot.com/2012/01/kerikil-tajam-dan-yang-terempas-dan.html
  • http://www.goodreads.com/book/show/5197532-deru-campur-debu






KEBUDAYAAN DAERAH SURAKARTA


TUGAS I
ILMU BUDAYA DASAR
"Kebudayaan Daerah Surakarta"
Dosen : Auliya Ar Rahma

oleh :
Zullyan Pangestu 
1C114700/ 1KA01

Sistem Informasi
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
April 2015

BAB I
PENDAHULUAN


 1.1       Latar Belakang
           
           


Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh tuhan sebagai makhluk yang berbudaya, hal ini dapat dilihat dari perkembangan manusia yang ditandai dengan adanya peradaban-peradaban dan juga budaya yang telah terbentuk.Manusia mendiami wilayah yang berbeda, berada di lingkungan yang berbeda juga. Hal ini membuat kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan kepribadian setiap manusia suatu wilayah berbeda dengan yang lainnya. Namun secara garis besar terdapat tiga pembagian wilayah, yaitu : barat, timur tengah, dan timur.
           Kita di indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, yang dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Bangsa timur dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Orang – orang dari wilayah lain sangat suka dengan kepribadian bangsa timur yang tidak individualistis dan saling tolong menolong satu sama lain
            Menurut Selo Soemardjan menjelaskan bahwa yang dimaksud masyarakat adalah manusia yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dengan demikian tak ada masyarakat yang tidak mempunyai kebudayaan. Sebaliknya tak ada kebudayaan tanpa masyarakat sebagai wadah pendahulunya. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama untuk melakukan kegiatan bagi kepentingan bersama atau sebagian besar hidupnya berada dalam kehidupan budaya.
            Kota  Solo merupakan kota penuh nuansa sejarah dan budaya, memilki tradisi Jawa yang dibanggakan masyakatnya. Sebuah tempat yang akan membuat Anda terkesima dengan beragam atraksi warisan budaya Jawa kuno. Paling tidak beberapa hari harus Anda sisihkan untuk menikmati semua sajian wisata yang mengagumkan di sini. Dari menjelajahi kota sambil melihat keraton, mengunjungi pasar tadisional, berbelanja batik.

        1.2 Rumusan Masalah


1.       Bagaimana sejarah dan asal – usul kota solo ?
2.        Apa saja seni dan kebudayaan solo ?
3.       Bahasa apakah yang diapakai oleh orang solo?




1.3 Batasan Masalah
       
       Untuk menghindari kesalahan persepsi dan tidak meluasnya pokok pembahasan, maka pembahasan dari makalah ini yaitu mengenai penduduk, masyarakat, dan kebudayaan suku jawa tengah ( Surakarta ).

 1.4 Tujuan penulisan    
       
        Tujuan penulisan makalah mengenai suku jawa tengah yaitu untuk mengetahui sejarah suku jawa tengah dan penulis juga ingin mengetahui dan memahami budaya jawa tengah dari segala aspeknya. Adapun manfaat dari penulisan makalah ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang proses dan pertumbuhan social suku jawa tengah (Surakarta )

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Kota
         
                             
         Solo tidak lebih dari sebuah desa terpencil yang tenang, 10 km di sebelah timur Kartasura, ibukota kerajaan Mataram. Pakubuwana II yang menjadi Raja Mataram mendukung Cina melawan Belanda, kemudian Pakubuwono II mencari tempat yang lebih menguntungkan untuk membangun kembali kerajaannya, dan di tahun 1745  Kerajaan dibongkar dan diarak menuju Kota Surakarta yang terletak di tepi Kali (Sungai) Bengawan Solo.
       18 Februari 1745 dianggap sebagai hari kelahiran kota resmi. Dikatakan bahwa tempat itu ia memilih untuk menjadi istana baru itu terletak di sebuah danau kecil. sejarawan itu "babad" atau catatan pengadilan resmi masih menyebutkan bahwa danau itu dikeringkan oleh mendukung mitos ratu laut selatan, Nyi Roro Kidul.

2.2 Seni dan Kebudayaan di Kota Solo

Bahasa
          
                                                       
              Bahasa yang digunakan di Surakarta adalah bahasa Jawa Surakarta dialek Mataraman (Jawa Tengahan) dengan varian Surakarta. Dialek Mataraman/Jawa Tengahan juga dituturkan di daerah YogyakartaMagelang timur, Semarang,PatiMadiun, hingga sebagian besar Kediri. Meskipun demikian, varian lokal Surakarta ini dikenal sebagai "varian halus" karena penggunaan kata-kata krama yang meluas dalam percakapan sehari-hari, lebih luas daripada yang digunakan di tempat lain. Bahasa Jawa varian Surakarta digunakan sebagai standar bahasa Jawa nasional (dan internasional, seperti di Suriname). Beberapa kata juga mengalami spesifikasi, seperti pengucapan kata "inggih" ("ya" bentuk krama) yang penuh (/iŋgɪh/), berbeda dari beberapa varian lain yang melafalkannya "injih" (/iŋdʒɪh/), seperti di Yogyakarta dan Magelang. Dalam banyak hal, varian Surakarta lebih mendekati varian Madiun-Kediri, daripada varian wilayah Jawa Tengahan lainnya.

Pernikahan adat
           Pernikahan adat Surakarta juga memiliki ciri-ciri yang khusus, mulai dari lamaran, persiapan pernikahan, hingga upacara siraman dan midodaren.

Tarian
           
              Solo memiliki beberapa tarian daerah seperti Bedhaya (Ketawang, Dorodasih, Sukoharjo, dll.) dan Srimpi (Gandakusuma dan Sangupati). Tarian ini masih dilestarikan di lingkungan Keraton Solo. Tarian seperti Bedhaya Ketawang secara resmi hanya ditarikan sekali dalam setahun untuk menghormati Sri Susuhunan Pakoe Boewono sebagai pemimpin Kota Surakarta.

Batik
            
               Batik adalah kain dengan corak atau motif tertentu yang dihasilkan dari bahan malam khusus (wax) yang dituliskan atau di cap pada kain tersebut, meskipun kini sudah banyak kain batik yang dibuat dengan proses cetak. Solo memiliki banyak corak batik khas, seperti Sidomukti dan Sidoluruh. Beberapa usaha batik terkenal adalah Batik Keris, Batik Danarhadi, dan Batik Semar. Sementara untuk kalangan menengah dapat mengunjungi pusat perdagangan batik di kota ini berada di Pasar Klewer, Pusat Grosir Solo (PGS), Beteng Trade Center (BTC), atau Ria Batik. Selain itu di kecamatan Laweyan juga terdapat Kampung batik Laweyan, yaitu kawasan sentra industri batik yang sudah ada sejak zaman kerajaan Pajang tahun 1546. Kampun batik lainnya yang terkenal untuk para turis adalah Kampung Batik Kauman. Produk-produk batik Kampung Kauman dibuat menggunakan bahan sutra alam dan sutra tenun, katun jenis premisima dan prima, rayon. Keunikan yang ditawarkan kepada para wisatawan adalah kemudahan transaksi sambil melihat-lihat rumah produksi tempat berlangsungnya kegiatan membatik. Artinya, pengunjung memiliki kesempatan luas untuk mengetahui secara langsung proses pembuatan batik bahkan untuk mencoba sendiri mempraktekkan kegiatan membatik.
             Batik Solo memiliki ciri pengolahan yang khas: warna kecoklatan (sogan) yang mengisi ruang bebas warna, berbeda dari gaya Yogya yang ruang bebas warnanya lebih cerah. Pemilihan warna cenderung gelap, mengikuti kecenderungan batik pedalama. Jenis bahan batik bermacam-macam, mulai dari sutra hingga katun, dan cara pengerjaannya pun beraneka macam, mulai dari batik tulis hingga batik cap
             Setiap tahunnya Solo juga mengadakan Karnaval Batik Solo dan mulai tahun 2010 pemerintah kota Solo mengoperasikan bus yang bercorak batik bernama Batik Solo Trans.

Surakarta dalam budaya populer
           



               Sungai Bengawan Solo menjadi inspirasi dari lagu yang diciptakan oleh Gesang pada tahun 1940-an. Lagu ini menjadi populer di negara-negara di Asia. Selain itu, sungai ini pun telah menjadi judul tiga film, yaitu dua film berjudul "Bengawan Solo" tahun 1949 dan 1971, serta satu film berjudul Di Tepi Bengawan Solo (1951). Film-film lain yang mengambil tema Solo antara lain adalah: Putri Solo (1953) dan Bermalam di Solo (1962).

2.3 Bahasa yang di Pakai Orang Solo

Bahasa
                                              
                Bahasa yang digunakan di Surakarta adalah bahasa Jawa Surakarta dialek Mataraman (Jawa Tengahan) dengan varian Surakarta. Dialek Mataraman/Jawa Tengahan juga dituturkan di daerah Yogyakarta, Magelang timur, Semarang,Pati, Madiun, hingga sebagian besar Kediri. Meskipun demikian, varian lokal Surakarta ini dikenal sebagai "varian halus" karena penggunaan kata-kata krama yang meluas dalam percakapan sehari-hari, lebih luas daripada yang digunakan di tempat lain. Bahasa Jawa varian Surakarta digunakan sebagai standar bahasa Jawa nasional (dan internasional, seperti di Suriname). Beberapa kata juga mengalami spesifikasi, seperti pengucapan kata "inggih" ("ya" bentuk krama) yang penuh (/iŋgɪh/), berbeda dari beberapa varian lain yang melafalkannya "injih" (/iŋdʒɪh/), seperti di Yogyakarta dan Magelang. Dalam banyak hal, varian Surakarta lebih mendekati varian Madiun-Kediri, daripada varian wilayah Jawa Tengahan lainnya.


BAB III
PENUTUP


3.1       Kesimpulan
            
             Berdasarkan pembahasan di atas, maka kesimpulannya adalah kesenian dan kebudayaan Suku Jawa Tengah ( Surakarta) merupakan kebudayaan asli kota Surakarta dan memiliki jenis musik seperti Gamelan, Gong. Menggukan bahasa dengan bahasa Jawa Halus. Dari bidang seni teater terdapat ketoprak. Kemudian terdapat cerita rakyat serta wayang sebagai pertunjukan khasnya. Ini membuktikan bahwa tiap daerah yang ada di Indonesia memiliki budaya daerah masing-masing.

3.2       Saran
             Keaekaragaman kebudayaan Indonesia harus bisa menjaga kelestarian seni dan budayanya. Upaya pelestarian tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Namun, perlu didukung dan dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. Agar seni dan budaya dapat terjaga kelestariannya.

BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Surakarta



.

Friday, January 9, 2015

PENGERTIAN PERANGKAT LUNAK DAN MACAM-MACAMNYA
                 
Perangkat lunak  adalah istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud. Istilah ini menonjolkan perbedaan dengan perangkat keras komputer.
Di bawah ini ada beberapa contoh macam perangkat lunak, yaitu:
1.       Perangkat lunak aplikasi (application software) seperti pengolah kata, lembar tabel hitung, pemutar media, dan paket aplikasi perkantoran seperti OpenOffice.org.
Sistem operasi (operating system) misalnya Linux.
Perkakas pengembangan perangkat lunak (software development tool) seperti Kompilator untuk bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa rakitan.

Pengendali perangkat keras (device driver) yaitu penghubung antara perangkat perangkat keras pembantu dan komputer adalah software yang banyak dipakai di swalayan dan juga sekolah, yaitu penggunaan barcode scanner pada aplikasi database lainnya.
Perangkat lunak menetap (firmware) seperti yang dipasang dalam jam tangan digital dan pengendali jarak jauh.
Perangkat lunak bebas (free 'libre' software) dan Perangkat lunak sumber terbuka (open source software)
Perangkat lunak gratis (freeware)
Perangkat lunak uji coba (shareware / trialware)
Perangkat lunak perusak (malware)    

(http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak)





PENGERTIAN PERANGKAT KERAS KOMPUTER DAN 

BAGIAN BAGIANNYA

Perangkat keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.

Papan sistem / papan induk yang merupakan tempat CPU, memory , slot vga, dan memiliki slot untuk kartu tambahan.

RAM - tempat penyimpanan data sementara / jangka pendek,sehingga perangkat lunak yang kita jalankan akan tersimpan sementara, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC

Buses:
Bus PCI
Bus ISA
USB
AGP
ROM (Read Only Memory) di mana firmware diletakkan
CPU (Central Processing Unit) sebagai otak dan bagian utama komputer
Power supply - sebuah kotak yang menyalurkan daya ke papan induk transformer, kontrol voltase dan kipas

Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau SATA atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM, DVD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan

Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display

Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner

Beberapa jenis penyimpanan komputer:

CD - tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak.
CD-ROM
CD-RW
DVD
DVD-ROM
DVD-RW
DVD-R

Floppy disk
Penyimpanan dalam - menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang.

Hard disk - untuk penyimpanan data jangka panjang

Disk array controller

Kartu suara - menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker.

Jaringan komputer - untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau computer  \ lainnya.Modem - media penyambung ke koneksi internet.
Kartu network - untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain. Alat lainnya.

Input : 

Keyboard

Alat penunjuk :

Mouse
Trackball
Joystick
Gamepad
Scanner gambar
Webcam
Tablet Grafis
Output
Printer
Speaker
Monitor

Jaringan/Networking :

Modem
kartu network
  
( http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_keras )



Museum Bank Indonesia




LATAR BELAKANG PENDIRIAN MUSEUM BANK INDONESIA

          Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral merupakan lembaga yang sangat vital dalam kehidupan perekonomian nasional karena kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh BI akan memiliki dampak yang langsung dirasakan oleh masyarakat. BI, yang didirikan pada tanggal 1 Juli 1953, telah lebih dari setengah abad melayani kepentingan bangsa. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak mengenal BI, apalagi memahami kebijakan-kebijakan yang pernah diambilnya, sehingga seringkali terjadi salah persepsi masyarakat terhadap BI. Masyarakat sering memberikan penilaian negatif terhadap BI karena tidak cukup tersedianya data atau informasi yang lengkap dan akurat yang dapat diakses dan dipahami dengan mudah oleh masyarakat.
               
           Usia setengah abad lebih ini akan semakin panjang lagi apabila diperhitungkan juga peran dari pendahulunya, yaitu De Javasche Bank (DJB) yang didirikan pada tahun 1828 atau 177 tahun yang lalu. Sementara itu, gedung BI Kota yang dulu dibangun dan digunakan oleh DJB, kemudian dilanjutkan pemakaiannya oleh BI dan saat ini praktis kosong tidak digunakan lagi, merupakan gedung yang mempunyai nilai sejarah tinggi yang terancam kerusakan apabila tidak dimanfaatkan dan dilestarikan. Pemerintah telah menetapkan bangunan tersebut sebagai bangunan cagar budaya. Di samping itu, BI juga memiliki benda-benda dan dokumen-dokumen bersejarah yang perlu dirawat dan diolah untuk dapat memberikan informasi yang sangat berguna bagi masyarakat.
              
            Dilandasi oleh keinginan untuk dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai peran BI dalam perjalanan sejarah bangsa, termasuk memberikan pemahaman tentang latar belakang serta dampak dari kebijakan-kebijakan BI yang diambil dari waktu ke waktu secara objektif, Dewan Gubernur BI telah memutuskan untuk membangun Museum Bank Indonesia dengan memanfaatkan gedung BI Kota yang perlu dilestarikan. Pelestarian gedung BI Kota tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang telah mencanangkan daerah Kota sebagai daerah pengembangan kota lama Jakarta. Bahkan, BI diharapkan menjadi pelopor dari pemugaran/revitalisasi gedung-gedung bersejarah di daerah Kota.

Tujuan Pendirian Museum Bank Indonesia
              
           Guna menunjang pengembangan kawasan kota lama sebagai tujuan wisata di DKI Jakarta, maka sangat tepat apabila gedung BI Kota yang telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh pemerintah, dimanfaatkan menjadi Museum Bank Indonesia. Keberadaan museum ini nantinya diharapkan dapat seiring dan sejalan dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata bersama museum-museum lain yang saat ini sudah ada di sekitarnya, seperti Museum Fatahillah,Museum Wayang, Museum Keramik, dan Museum Bahari di daerah Pasar Ikan. BI mengharapkan bahwa keberadaan Museum Bank Indonesia akan berarti terwujudnya suatu museum bank sentral di Indonesia, yang mempunyai misi untuk mencari, mengumpulkan, menyimpan, dan merawat benda-benda maupun dokumen bersejarah yang saat ini dimiliki, sehingga menjadi suatu sosok yang mempunyai nilai dan arti penting bagi masyarakat. Hal ini hanya akan dapat terwujud apabila kita dapat menyajikan semuanya dalam bentuk yang mampu memberikan informasi yang lengkap dan runtut, sehingga mudah dimengerti dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
             
             Museum yang direncanakan ini juga diharapkan dapat menjadi wahana pendidikan dan penelitian bagi masyarakat Indonesia maupun internasional tentang fungsi dan tugas BI, di samping merupakan wahana rekreasi. Dengan pencapaian tujuan-tujuan tadi, diharapkan fungsi humas dalam rangka membangun citra (image building) BI sebagai bank sentral akan dapat berjalan dengan lebih baik. Sesuai dengan fungsi BI, sosok museum yang direncanakan diharapkan dapat menunjukkan karateristik BI secara menyeluruh, dilihat dari aspek-aspek kelembagaan, moneter, perbankan, dan sistem pembayaran yang disusun secara historikal perspektif. Sepenuhnya disadari bahwa rencana pembangunan museum ini bukanlah suatu gagasan yang sederhana, melainkan suatu gagasan yang bersasaran ganda. Dengan segala keterbatasan dan kendala yang ada, antara lain berkaitan dengan tingkat apresiasi masyarakat Indonesia terhadap museum yang relatif belum setinggi di negara-negara maju, proses perwujudan Museum Bank Indonesia jelas membutuhkan keuletan dan ketelitian. Mengingat keterbatasan kemampuan dan pengetahuan BI mengenai permuseuman, maka kerjasama dengan para ahli dari berbagai bidang diperlukan untuk bersama-sama mewujudkan gagasan ini secara menyeluruh dari tahapan konsep sampai dengan pelaksanaan fisik nantinya.
              
              Sementara persiapan pembangunan museum secara fisik terus dilakukan, Museum Bank Indonesia disajikan dalam bentuk cyber museum. Dalam Cyber Museum Bank Indonesia ini diceritakan mengenai perjalanan panjang BI dalam bidang kelembagaan, moneter, perbankan, dan sistem pembayaran yang dapat diikuti dari waktu ke waktu, sejak periode DJB hingga periode BI semasa berlakunya Undang-Undang No.11 tahun 1953, Undang-Undang No.13 tahun 1968, Undang-Undang No.23 tahun 1999, dan Undang-Undang No.3 tahun 2004 saat ini.





Isi Ruangan Museum Bank Indonesia



              Dalam Museum Bank Indonesia, ketika kita mulai masuk kedalam gedung kita diarahkan ke lantai 2, lalu ke sebuah ruangan. Dalam ruangan tersebut terdapat 12 ruang kasir (kassierderl) yang telah berfungsi sejak zaman D Javashe Bank. Ruang kasir tersebut tetap digunakan Bank Indonesia sejak 1953 hingga sekitar 1975, meski berfungsi sebagai bank sentral,Bank Indonesia masih menjalakan fungsi komersial hingga 1968. Dengan demikian, ruang kasir tersebut erupakan sarana Bank Indonesia dalam melayani berbagai transaksi tunai, baik dari bank-bank wiilayah Jakarta, maupun dari perusahaan besar yang dapat kredit usaha dari Bank Indonesia. Sebagai ruang untuk menerima penyetoran dan pembayaran, ruang ini merupakan ruang terisolasi bagi siapapun kecuali untuk para kasir. Kegiatan dalam ruang kasir terbagi menjadi 2 bagian : pembayaran dan penerimaan setoran.



Logo Bank Indonesia


         
            Melangkah maju ke ruang selanjutnya,kita dapat melihat beberapa aspek menarik dari bank ini, salah satunya adalah metamorfosa dari Logo Bank Indonesia. Logo Bank Indonesia ternyata berubah-ubah selama beberapa periode. Logo Bank Indonesia identic dngan huruf “BI” yang merupakan singkatan dari bank Indonesia. Gambar di samping merupakan gambar metamorfosa BI dari waktu ke waktu. Logo Bank Indonesia sebenarya berdasar pada logo De Javaneshe Bank dan telah berubah-ubah seiiring berjalanna waktu. Dai tahun 1953 sampai tahun 2005, logo bank Indonesia telah mengalami perubahan sebanyak 7 kali. Dan gambar di atas menunjukan perubahan logo BI namun sebenarnya BI juga menggunakan logo dengan gambar menyerupai uang-uang terbitan Bank Indonesia. 3 logo terakhir adalah logo yang digunakan sebagai logo korporat.
          



Mata Uang Zaman Dahulu
       
           Ruangan selanjutnya merupakan ruangan Numismatik,. Perkembangan bank indonesia juga tidak terlepas dari kemerdekaan Indonesia. Mata uang ketika masa penjajahan di Indonesia merupakan mata uang yang digunakan oleh negara asing. Yaitu mata uang jepang dan mata uang hindia belanda. Namun pada tanggal 30 Oktober 1946 diterbitkan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai pengganti mata uang asing tersebut. Dalam museum ini, terdapat koleksi mata uang yang berlaku pada pemerintahan Indonesia dari semenjak mata uang ketika Indonesia masih menggunakan mata uang hindia belanda, sampai mata uang Indonesia yang kita pakai sekarang ini. Museum ini juga memperlihatkan koleksi uang-uang koin yang beredar. Dalam ruangan ini, kita dapat melihat uang ini dengan kaca pembesar.
           




Replika Emas
       
          Selain mata uang, museum ini juga memamerkan replika emas cadangan BI yang dipamerkan dalam sebuah ruangan Ala- brangkas penyimpanan uang. Dalam ruangan ini kita dapan menggenggang emas yang dipamerkan pada sebuah etalase berbentuk kota. Emas yang dipamerkan dibuat sesuai bentuk asli emas batangan dan beratnya pun dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai aslinya. Mungkin ini dimaksudkan agar pengunjung dapat mengetahui bagaimana bentuk dan berat emas yang asli.
         
       


          Demikian informasi yang dapat saya sampaikan dalam kunjunagan saya ke Museum Bank Indonesia, kuarang lebihnya mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan mohon di maafkan yaa.